SERANG, TitikNOL - Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Virgojanti menuturkan pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam percepatan penurunan angka stunting. Dibutuhkan pula sinergi semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat bersama menangani stunting.
"Pentingnya peran seluruh pihak dalam menekan angka stunting, bila tidak bersama-sama menangani stunting itu akan sulit berhasil. Maka kita harus bersama-sama," ungkap Virgojanti usai meninjau Pos Terpadu Cegah dan Tanggulangi Stunting (Poster Cetting) di Posyandu Flamboyan 9 Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (9/11/2023).
Dikatakan, penanganan stunting salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sehingga diharapkan pada saat Indonesia berusia 100 tahun memiliki generasi yang unggul dalam berbagai bidang.
"Penanganan stunting ini sangat menentukan masa depan kita guna menyongsong 100 tahun Indonesia. Mudah-mudahan disaat Indonesia emas nanti, tidak ada lagi hal-hal yang menghambat arah pembangunan di bidang sumber daya manusia," katanya.
Selanjutnya, Virgojanti juga menyampaikan kegiatan Poster Cetting yang dilakukan oleh Pemprov Banten untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam penanganan stunting.
"Jadi kita berupaya lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat pada bidang kesehatan terutama permasalahan stunting di Provinsi Banten," imbuhnya.
Lebih lanjut, kata Virgojanti, Pemerintah telah menargetkan pada tahun 2024 angka prevalensi stunting 14 persen. Oleh karena itu, diharapkan semua pihak dapat berperan dalam menekan angka stunting.
"Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini kita dapat bersama-sama mencapai itu semua," jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menyampaikan saat ini terdapat 8 Posyandu yang menjadi pilot project Poster Cetting di 8 Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.
"Saat ini ada di 8 Poster Cettting sebagai pilot project, dan nanti diakhir pelaksanaan pada 8 Desember 2023 kita akan lakukan analisis dan evaluasi," ujarnya.
"Diharapkan ini dapat memberikan hasil yang signifikan dalam percepatan penurunan stunting, karena ini mengintegrasikan seluruh pelayanan intervensi spesifik dan sensitif menjadi satu," sambungnya.
Dikatakan,, bila pilot project tersebut berhasil, pihaknya akan mengembangkan Poster Cetting di 1506 posyandu yang ada seluruh Provinsi Banten. Jadi tahapannya di setiap Desa ada satu posyandu yang menangani Poster Cetting.
Sebagai informasi, dalam peninjauan Poster Cetting tersebut, Pj Sekda Provinsi Banten yang didampingi sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Banten juga memberikan sosialisasi kesehatan ibu dan anak dalam pencegahan dan penanggulangan stunting, serta memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, ibu hamil dan anak-anak.
Selanjutnya, Virgojanti juga meninjau pembuatan jamban sehat keluarga dalam rangka pengabdian masyarakat dari penggiat kesehatan. (ADV)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan