TitikNOL - Mengikat rambut atau kuncir rambut pada anak ternyata perlu diperhatikan dengan serius. Apalagi, mengikat rambut dengan menggunakan karet. Ternyata kuncir rambut memiliki dampak buruk pada kesehatan anak.
dr Meta Hanindita Sp.A mengatakan mengikat rambut pada anak terlalu ketat akan membuatnya mudah pusing. Kemudian bisa merusak sistem saraf otak yang berkepanjangan. Utamanya menggunakan pengikat rambut berbahan karet.
"Untuk anak perempuan, jangan mengikat rambutnya terlalu ketat. Hindari pengikat rambut berbahan karet karena bikin anak tambah pusing," kata dr Meta Hanindita Sp.A di Jakarta.
Untuk itu, disarankan rambut pada anak lebih baik di gerai sehingga membuatnya lebih sehat dibandingkan mengikat. Sementara, rambut membutuhkan cukup kelembaban dan nutrisi saat beraktivitas.
Selain itu, orang tua juga disarankan agar tidak terlalu sering melakukan keramas. Biasanya orang tua akan membasahi rambut anak setiap hari sekali. Pasalnya hal ini akan mengurangi kelembaban pada kulit anak, utamanya pada bayi.
"Kelenjar keringat yang ada di kulit kepala batita masih belum semputan benar, sebenarnya batita tidak perlu terlalu sering keramas, kecuali untuk mereka yang sangat aktif dan sering berkeringat. Cukup dua hari sekali. Pastikan semua sisa shampo dibersihkan dengan sempurna," tukasnya.
Berita ini telah tayang di okezone.com, dengan judul: Hati-Hati, Mengikat Rambut Anak Terlalu Ketat Bisa Merusak Saraf Otak
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I