TitikNOL - Startup MSMB (PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa) dari Indonesia mendapat penghargaan Hermes Startup Award 2020 dari pameran teknologi Hannover Messe 2020 di Jerman. Pameran teknologi tahunan itu rencananya digelar 20-24 April 2020, dan Indonesia melalui Kementerian Perindustrian menjadi official country partner, namun batal karena pandemi Covid-19.
Gantinya, acara penyerahan penghargaan rencananya akan dilakukan daring pada 14 Juli 2020. Dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo.co, acara penyerahan penghargaan akan bertajuk 'Hannover Messe 2020 Digital Days'. MSMB yang berada di bawah payung UMG Idealab disebutkan terpilih dari antara nominasi yang mensyaratkan teknologi inovatif dan memberikan solusi, dengan usia perusahaan maksimal lima tahun.
Di Indonesia, MSMB berfokus pada sektor agrobisnis berbasis teknologi 4.0 dan menawarkan solusi untuk pertanian, peternakan, dan perikanan. Teknologi Smart Farming 4.0 yang digadang MSMB melalui RiTx di antaranya Agri Drone Sprayer (drone penyemprot pestisida dan pupuk cair), Drone Surveillance (drone untuk pemetaan lahan), Soil and Weather Sensor (sensor tanah dan cuaca), hingga Water Debit Sensor (sensor debit air).
Dalam prosesnya, MSMB akan menerapkan traceability system atau alat manajemen risiko telusur balik untuk menanggapi kebutuhan kualitas pangan masyarakat. Berbasis kegiatan bertani yang diinput petani melalui aplikasi RiTx Bertani, nantinya produk-produk hasil tani akan dilengkapi dengan QR code yang berisi informasi budidaya petani tersebut.
Harapannya, mengajak konsumen untuk lebih melek kualitas produk pangan yang dikonsumsi. Bagi petani sendiri, traceability menjadi nilai tambah untuk produk yang mereka jual. Gagasan ini yang dinilai menjadi keunggulan dan mampu menarik perhatian para juri di Hermes Startup Award 2020.
“Saat ini, traceability masih dalam tahap pengembangan MSMB, kemungkinan baru akan kami launching dalam beberapa bulan ke depan," kata founder UMG Idealab Kiwi Aliwarga.
Menurut Kiwi, prestasi MSMB di Hermes Startup Award menjadi kebanggaan bukan hanya untuk UMG Idealab, namun juga 3.000 lebih anggota MSMB, 1.278 petani terdaftar, dan 200 mitra kerja,
"Selain juga pemerintah, para stakeholder, dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendukung kami.”
Kiwi menambahkan, UMG Idealab akan terus berkomitmen untuk menjadi pusat inovasi teknologi 4.0 di Indonesia melalui seluruh startup inovasi teknologi, dengan manfaat dan solusi yang diharap dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Selain Smart Farming 4.0, saat ini UMG Idealab juga memiliki inovasi lain seperti pengembangan taxi drone Frogs di bidang transportasi dan pengembangan energi baru terbarukan berupa baterai Lectro.
Khusus taksi terbang Frogs juga sejatinya telah disiapkan untuk ikut diboyong ke Hannover Messe 2020. Satu prototipe telah dihasilkan startup asal Yogyakarta ini, buah riset dua tahun yang telah menghabiskan dana sekitar Rp 1 miliar. Aplikasi yang dibidik adalah alat transportasi antar pulau di wilayah Indonesia.
Berita ini telah tayang di tekno.tempo.co, dengan judul: Startup Smart Farming Indonesia Dapat Penghargaan dari Jerman
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami