TitikNOL - Berpuasa di tengah pandemi menjadi sebuah tantangan tersendiri. Proses detoksifikasi tubuh melalui puasa juga harus diiringi dengan tambahan imun agar tubuh senantiasa kuat dan semakin sehat.
Chef pendiri Natural Cooking Club, Fatmah Bahalwan mengatakan, ada beberapa pilihan sajian minuman untuk berbuka puasa yang bisa disajikan secara praktis. Minuman ini dilakukan modifikasi pada bahan sebagai bahan penambah daya imun bagi tubuh.
“Misalnya kita biasa makan kolak untuk berbuka puasa. Dalam upaya peningkatan imunitas di masa pandemi ini, kolak dimodifikasi dicampur dengan empon-empon,” ungkap Fatmah kepada Republika belum lama ini.
Cara pembuatannya tak jauh berbeda seperti membuat kolak yang biasanya. Hanya saja, tambahkan bahan-bahan seperti jahe, baik jahe kecil maupun jahe induk, serta kayu manis saat membuat kolak.
Menu minuman lainnya untuk berbuka adalah teh manis yang ditambahkan dengan serai yang digeprek. Cara membuatnya, rebus air dan serai sampai berubah warna. Lalu seduh air tersebut pada teh tubruk.
Untuk menyajikannya, dia menyarankan untuk tidak menggunakan gula. Sebagai penggantinya, gunakan madu dan jeruk nipis agar teh tersebut lebih nikmat dan segar untuk berbuka.
Sementara, menu takjil yang juga mudah dibuat adalah setup jambu biji. Cara membuatnya,
Rebus jahe dan serai sampai berubah warna. Lalu, masukkan jambu biji yang telah dipotong-potong ke dalam rebusan jahe dan serai. Setelah itu, sajikan secara hangat air ekstraknya dengan madu.
Jika bosan dengan jambu biji, buah dapat diganti dengan pisang kepok atau nanas. Fatmah menyebut penambahan bahan kapulaga juga mambu memberikan keharuman pada setup yang dimasak.
Sementara, untuk menu makanan, Fatmah menyebut makanan Indonesia sendiri juga banyak kandungan bahan empon-empon yang dapat menguatkan imunitas tubuh. Namun, jika ingin memodifikasinya, menu makanan bisa ditambah berbagai jenis empon-empon saat memasak.
“Untuk menu makanan, sebaiknya menggunakan banyak rempah. Misalnya sayur sop bisa ditambah bunga pala agar lebih sedap. Atau bisa juga ditambah jahe geprek,” jelas dia.
Dia menekankan, pada saat berpuasa, penting bagi tubuh untuk mengkonsumsi menu yang seimbang. Terlebih sebaiknya jangan melewatkan buah dan sayur pada saat sahur maupun berbuka.
“Sayuran diperlukan karena pada saat puasa butuh serat yang menyimpan air. Buah dan sayuran jangan sampai dilewati,” tutur Fatmah.
Chef Indonesia, Ririn Marinka juga turut membagikan resep minuman praktis yang bisa disajikan saat berbuka. Minuman praktis itu adalah es teh leci madu.
Bahan-bahan yang digunakan antara lain air sebanyak 600 mililiter, teh tubruk sebanyak 15 gram, es batu sebanyak 500 mililiter, dan satu kaleng kemasan leci.
Sementara, untuk membuat sirupnya, bahan-bahan yang diperlukan antara lain 100 mililiter air, gula pasir sebanyak 100 gram, dan madu sebanyak 50 mililiter.
“Cara membuatnya, adalah seduh teh terlebih dahulu. Lalu, buat sirup dengan mencampur gula dan air ke dalam panci. Masak hingga air surut, lalu tambahkan madu,” kata Ririn.
Setelah itu, campurkan teh, sirup yang telah dimasak, dan leci kaleng. Sajikan minuman itu dengan es batu, sebagai pembuka puasa.
Berita ini telah tayang di republika.co.id, dengan judul: Menu Sahur dan Buka Puasa untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'