TitikNOL - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan hingga akhir tahun fenomena hujan meteor akan menghiasi langit Indonesia pada Agustus mendatang.
Salah satunya adlah hujan meteor perseid akan menghampiri pada 13 Agustus mendatang.
Thomas memastikan musim kemarau yang tengah terjadi di Indonesia akan memudahkan masyarakat untuk melakukan pemantauan.
"Hujan meteor perseid merupakan salah satu yang kuat akan ada sekitar 100 meter per jam turun dari langit. Musim kemarau bisa memudahkan untuk melihatnya dengan mata telanjang," jelasnya ditemui usai Seminar Nasional Penginderaan Jauh di Depok, Selasa (31/7).
Meskipun bisa dilihat dengan mata telanjang, ia mengatakan faktor cuaca dan penerangan sangat berpengaruh untuk menikmati fenomena tersebut. Langit cerah dan minimnya paparan cuaca di satu tempat menjadi nilai tambah untuk menikmati hujan meteor.
Sebaliknya, untuk wilayah perkotaan yang terpapar cahaya lampu ia mengatakan akan sulit untuk bisa melihat hujan meteor.
"Tempat yang jauh dari polusi cahaya dan langit terang akan memudahkan. Bisa saja sewaktu-waktu ada meteor besar yang terlihat dengan mata telanjang," imbuhnya.
Hujan meteor perseid merupakan fenomena alam yang kerap dikaitkan dengan komet Swift-Tuttle. Dinamakan Perseid karena karena titik radian hujan meteor ini seolah-olah berasal dari arah rasi bintang Perseus.
Berita ini telah tayang di cnnindonesia.com, dengan judul: Meteor Perseid Akan Hiasi Langit Pertengahan Agustus
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten