TitikNOL - Celana dalam memiliki beberapa macam model yang bisa dipilih kaum wanita, namun Anda perlu mengetahui bahwa untuk alasan kesehatan ada model yang tak disarankan. Salah satunya adalah model thong yang sangat minim dan umumnya terbuat dari bahan bukan katun.
Bahan dan modelnya tersebut yang menjadi alasan mengapa thong merugikan untuk kesehatan miss V. Menurut Dr. Shieva Ghofrany, dokter obgyn dari Stamford Hospital, umumnya bahan satin atau sutra yang dipakai untuk membuat thong membuat organ intim wanita sulit mendapatkan sirkulasi udara yang baik dan mudah mengalami infeksi.
Bahan kain terbaik untuk celana dalam adalah katun, sebab ia menyerap keringat dan memungkinkan sirkulasi udara terjadi.
“Vagina susah bernapas dan menyebabkan uap dan cairan dari keringat yan muncul, lalu memicu ketidakseimbangan pH dan kelembaban yang mengarah pada infeksi,” jelas Dr. Shieva Ghofrany, seperti dilansir laman Huffington Post.
Jika ingin mengenakan thong, maka pilihlah yang berbahan katun. Selain itu bila memakai celana dalam model tersebut, sebaiknya Anda tidak memadukannya dengan celana jeans yang ketat.
Bentuk thong yang sangat minim membuat kulit sekitar miss V bisa mengalami iritasi dan itu menyiksa. Penyebaran bakteri akibat bentuk celana dalam yang demikian pun makin besar resiko terjadinya.
Berita ini telah tayang di Sidomi.com, Kamis 27 April 2017 dengan judul Pakai Celana Dalam Model Ini Merugikan Kesehatan Miss V
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Mendagri Ingatkan Gubernur Banten Soal Penanganan Penyebaran Covid 19