SERANG, TitikNOL- Band lokal Banten asal Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang tunjukan prestasinya dalam industri musik Indonesia.
Band yang pernah mengikuti kontes Rising Star Indonesia yang diadakan oleh salah satu televisi nasional terus menunjukan karyanya.
Dengan gaya nyeleneh dan judul lagu yang kontroversial, band yang tergabung grup Tongkat Kayu ini berhasil merilis album perdana yang bertajuk Bakar Kalori.
Mewakili Provinsi Banten, grup band Tongkat Kayu yang beranggotakan Jefri Yonansef di gitar, Danang Yoga Brahmanto di gitar, Hendrik di vokal, Egi Yuristira Maulana di drum, Oryza di bass dan Boim di keyboard terus berproses secara serius dalam mewarnai industri musik Indonesia.
Salah satu personil grup band Tingkat Kayu Jefri Yonansef mengatakan, album tersebut akan di launching pada bulan November 2019 ini setelah sukses merilis single yang bertajuk Muntaber.
"Kalau rilis albumnya hari jumat kemarin, tapi baru up di medsos, supaya warga Provinsi Banten tahu bahwa kami (Tongkat Kayu) sudah merilis album dengan judul Bakar Kalori," katanya kepada TitikNOL, Minggu, (6/10/2019).
Tak hanya nama penyakit yang sukses meledak di akun media sosialnya, makanan khas Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang yakni nonton turut mewarnai album perdananya.
Ia menuturkan, mengenalkan makanan khas daerah yakni bontot, merupakan salah satu upaya Tongkat Kayu untuk ikut andil dalam mensejahterakan masyarakat melalui karya musik.
"Kami juga menggunakan tagline #ndepowerofbontot untuk mengkampayekan kuliner khas Kecamatan Pontang (bontot), karena kami yakin karya bukan sekedar identitas, namun dengan karya dapat menciptakan perekonomian secara mandiri bagi para pelaku seni dan para pelaku usaha mikro kecil menengah dibidang makanan khas Kabupaten Serang," ujarnya.
Menurut Jefri, sebuah karya sederhana yang diramu dengan formula di luar nalar manusia, kini sudah siap dihidangkan kepada masyarakat dalam bentuk rilisan fisik berupa Compact Disc (CD).
“Sebetulnya diciptakan album ini adalah salah satu bentuk kami menujukan eksistensi didunia musik, dan salah satu cara kami bersilaturahmi kepada penduduk negeri ini lewat musik," tuturnya.
Ia berharap, musik-musik yang dibawakan Tongkat Kayu dapat menghibur khalayak banyak sekaligus mengangkat kearifan lokal yang ada di Wilayah Serang.
"Semoga rencana lounching ini bisa dilaksanakan sesuai waktu. Meskipun dengan persiapan nekad semoga berjalan dengan lancar," tukasnya. (TN2)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Tiga Kecamatan di Kota Serang Terendam Banjir, Ini Titik-Titiknya
Pasar Lagi Sepi-sepinya, Pedagang Ikan di Pandeglang Semringah Dapat Sembako Murah dari Relawan Des Ganjar
Pola Hidup Sehat Ala Atlet
Penyebab Telinga Sakit saat Mengunyah