TitikNOL - Sudah sekitar 10 pekan sejak rider Repsol Honda, Marc Marquez menjalani operasi ketiga, yang dilakukan pada Desember lalu untuk memulihkan lengan kanannya yang patah.
Repsol Honda sekarang membagikan kemajuan positif terkait humerus rider Cervera itu, mengatakan bahwa pembalapnya semakin mendekati sembuh.
Artinya, peluang Marquez comeback semakin terbuka lebar, walau belum ada tanggal pasti, namun kemajuan apapun akan sangat penting untuk penyembuhan cedera.
“Pembaruan tentang kemajuan medis Marc Marquez.
Tinjauan lebih lanjut tentang Marc Marquez di Rumah Sakit Ruber Internacional, 10 minggu setelah operasi untuk pseudoarthrosis yang terinfeksi pada humerus kanan, telah mengkonfirmasi situasi klinis yang menguntungkan.
Tim medis yang dipimpin oleh Dokter Samuel Antuña dan Ignacio Roger de Oña, dan termasuk Dokter Juan De Miguel, Aitor Ibarzabal dan Andrea García Villanueva, menilai tanda-tanda radiografi dari penyatuan tulang dan lega dengan kemajuannya.
Mulai sekarang, dan selama beberapa minggu ke depan, Marquez akan dapat berkembang dengan mantap dalam proses pemulihan fungsional lengan yang dioperasi,” demikian bunyi pernyataan HRC dalam rilis resmi yang diterima runganSport.
MotoGP musim 2021 ini akan dimulai dengan tes Pra-musim di awal Maret mendatang di Qatar, pembuka musim akan berlangsung di akhir Maret di sirkuit yang sama.
Berita ini telah tayang di rungansport.com, dengan judul: Pemeriksaan Medis: Marquez Mulai Sembuh, Siap Ramaikan MotoGP 2021
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'