TitikNOL - Pihak berwenang di dunia tenis akan melakukan kajian independen pada praktik anti korupsi setelah olahraga itu didera tudingan berbagai pengaturan hasil pertandingan.
Hal ini diumumkan di sela ajang Australia Terbuka menyusul investigasi BuzzFeed News yang mengungkapkan dugaan taruhan ilegal dalam olahraga tenis selama dasawarsa terakhir.
Sejumlah dokumen menunjukkan bahwa selama 10 tahun terakhir, Unit Integritas Tenis (TIU) telah berulang-kali mendapat laporan terkait 16 pemain di peringkat 50 teratas atas kecurigaan mereka senagaja mengalah dalam pertandingan.
Semua pemain yang dicurigai, termasuk seorang pemenang gelar Grand Slam, diizinkan untuk terus bermain.
Kajian ini "bertujuan untuk lebih menjaga integritas permainan," kata sebuah pernyataan bersama dari organisasi tenis dunia ATP, WTA, Federasi Tenis Internasional (ITF) dan pengelola Grand Slam.
Mereka juga menyerukan kepada semua pemerintah di seluruh dunia untuk memberantas kejahatan ini.
Firektur turnamen tenis Wimbledon dan kepala badan integritas tenis, Philip Brook mengatakan: "Sangat penting bagi kita melakukan perbaikan dan bertindak cepat.
"Kami bertekad untuk melakukan apa pun yang kami perlukan untuk memberantas korupsi dari olahraga ini."
Sumber: www.bbc.com
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten