SERANG, TitikNOL - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PL) Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Didin Aliyudin menjelaskan, jika vaksin palsu yang beredar saat ini, diduga terbuat dari air infus dengan antibiotik yang dicampur.
“Tim dan BPOM sudah kroscek. Sepertinya dari air infus dan anti biotik. Vaksin palsu itu,” kata Didin Aliyudin, kepada wartawan, Selasa (28/6/2016).
Ia juga menjelaskan, vaksin palsu ini memiliki efek samping yang berbahaya. Dimana, anak yang di suntik vaksin palsu, tidak memiliki kekebalan tubuh.
“Itu efek sampingnya. Sangat berbahaya bagi anak-anak,” ucapnya.
Seperti diketahui saat ini ramai beredar Vaksin Palsu, khususnya di Banten yang sudah ditemukan di daerah Tangerang Selatan.(Meghat/rif)
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten
Nikmati Senasi Main Kano Sembari Ngabuburit di Danau Retensi Serang
Oknum ASN Satpoll PP Cilegon Digalandang Polisi Diduga Edarkan 72 Paket Sabu
Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal