SERANG, TitikNOL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten bersama sejumlah instansi terkait menggelar aksi pembersihan drainase di kawasan Kroya Lama, Kota Serang.
Aksi bertajuk "Bubur Sumsum BPBD" (Ngabuburit Membersihkan Sumbatan Selokan Bersama BPBD) ini menyasar titik-titik rawan banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas warga pada awal Januari lalu.
Kepala BPBD Provinsi Banten Lutfi kawasan Kroya Lama dipilih karena rekam jejak banjir hebat pada 5 Januari yang mencapai ketinggian hingga 1 meter. Kondisi tersebut memaksa warga sekitar untuk mengungsi dan meninggalkan rumah mereka.
Berdasarkan pantauan di lapangan, penyebab utama penyumbatan aliran air bukan hanya sampah rumah tangga, melainkan juga tumpukan puing bekas bongkaran bangunan liar.
"Dulu di sini banyak bangunan liar yang sudah dibongkar oleh Pak Walikota Serang. Namun, bongkaran rumah dan sisa sampah ini perlu kita tindak lanjuti lagi pembersihannya. Jika dibiarkan, ini akan kembali menjadi masalah di musim penghujan akhir tahun nanti," katanya, Kamis 5 Maret 2026.
Kegiatan "Bubur Sumsum" ini tidak dilakukan sendirian. BPBD Banten menggandeng beberapa pihak untuk memaksimalkan hasil di lapangan, antara lain, BPBD Kota Serang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pramuka Kwarda Banten.
Dan mengingat banyaknya volume material yang harus dibersihkan dan keterbatasan prasarana, petugas mengakui bahwa proses pembersihan ini tidak bisa selesai dalam waktu singkat. "Hari ini cukup karena prasarana kita masih kurang, nanti kita lanjutkan besok," tambahnya.
Meskipun saat ini keterlibatan masih terbatas pada lembaga internal dan relawan Pramuka, BPBD Banten berencana memperluas skala gerakan ini setelah hari raya Lebaran.
Program ini direncanakan akan menyisir kabupaten/kota di seluruh Provinsi Banten dengan melibatkan masyarakat setempat secara langsung.
"Tujuan utama kita adalah memastikan drainase dan selokan tidak tersumbat. Fokus sasaran kita adalah sampah yang ada di selokan dan drainase, bukan sampah yang memang sudah ada di tempat sampah," pungkasnya.
Melalui aksi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan saluran air demi mencegah terulangnya bencana banjir di masa mendatang.
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan