PANDEGLANG, TitikNOL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang diminta untuk memverifikasi ulang data-data rumah dan layanan kesehatan akibat gempa bumi.
Hal itu terungkap saat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto melakukan peninjauan lokasi terdampak gempa bumi di beberapa titik di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Saat bertolak melihat kondisi pasca gempa bumi, Kepala BNPB didampingi langsung oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita.
Baca juga: BNPB Catat Ada 1.378 Rumah Rusak Akibat Gempa Bumi
Adapun lokasi yang disambangi di di jalan raya Taman Nasional Ujung Kulon, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur. Kemudian, di Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis.
Usai melihat langsung, pihaknya meminta kepada Pemkab Pandeglang segera mendata dan melakukan verifikasi rumah-rumah warga yang terdampak gempa bumi sesuai kriteria dan kondisi kerusakan.
Hal itu bertujuan agar bantuan dan dukungan lainnya dapat segera disalurkan kepada warga terdampak.
“Mohon nanti segera didata dan diverifikasi ulang, ya. Agar mereka (warga terdampak) dapat segera kita bantu dan dukung untuk pemulihan,†katanya yang dikutip dari informasi BNPB, Minggu (16/1/2022).
Baca juga: Sumur Pandeglang Masih Dilanda Gempa Susulan Pagi Ini
Selain rumah, Suharyanto atensi pada pelayanan kesehatan masyarakat agar segera diperbaiki dengan memperhatikan faktor keamananan dari guncangan gempa bumi.
“Kami berharap dapat segera dibenahi, agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat dilaksanakan,†jelasnya. (TN3)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I