CILEGON, TitikNOL - Atisipasi kemacetan akibat lonjakan pemudik di Pelabuhan Merak, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten menyiapkan empat ambulans motor.
Sebab, pemudik diperkirakan terjadi lonjakan, karena tahun 2022 pemerintah melonggarkan aturan untuk mudik.
"Arus mudik kali ini mungkin ditunggu-tunggu oleh masyarakat, karena sudah dua tahun selalu ada pembatasan, arus mudik dua tahun ke belakang ini seperti tidak mudik dan tahun ini akan dilonggarkan," kata Kepala KKP Banten Ongky Sedya Dwi Sangka, Senin (11/4/2022).
Ongky menjelaskan, gagasan program ambulans motor atau Medical Mobile Emergency Respon (MMER) itu, dibuat untuk menyikapi keadaan darurat di tengah kemacetan yang tidak bisa ditembus oleh ambulans mobil.
Ambulans motor itu dikendarai oleh tenaga medis dan dilengkapi dengan peralatan emergency dan oksigen.
"Nanti kalo ada kasus darurat diharapkan ini bisa dengan cepat menolong, karena motor bisa nyelip nyelip. Kalo ambulan kan susah, jadi kita pake motor yang dikemudikan tenaga medis. Jadi secara emergency bisa menolong lebih awal. Sambil menolong tim medis kami akan menilai apakah cukup selesai disitu atau dirujuk. Kalo dirujuk, tenaga medis akan mengontak RS rujukan," ujarnya.
Selain ambulan motor, KKP Banten juga menyiagakan lima mobil ambulans. Tiga ambulan disiagakan di Pelabuhan Merak, sedangkan dua lainnya di kantor KKP.
Kemudian, KKP pun menyiapkan tiga posko kesehatan di dalam pelabuhan. Pertama, posko kesehatan di dermaga reguler. Kedua, di dermaga eksekutif. Ketiga, posko kesehatan kontainer untuk mengantisipasi jika ada pemudik yang butuh pengobatan kedaduratan. (Ardi/TN3).
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Harga Sembako di Pasar Tradisional di Cilegon Masih Normal
Ngabuburit UPG Feat DCDC Sukses Hibur Masyarakat
Ribuan Warga Penuhi Banten Creative Fest 2026, Ada Konser Musik Hingga Promo Baju
Hadapi Arus Mudik, Polda Banten Siapkan Dua Pos di Jalur Arteri
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
FEKRAF Banten Bertemu Menteri Ekraf, Dorong Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif Banten