Jakarta, TitikNOL - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengusut untuk mengusut keterlibatan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial dan hibah yang menjerat mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho yang sudah ditetapkan tersangka.
Hal itu diutarakan oleh puluhan demonstran yang tergabung dalam Gerakan Rakyat untuk Keadilan 4(GERAK) dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK. Mereka juga menyerahkan dua pocong yang mukanya ditempeli wajah Surya Paloh dan HM Prasetyo.
"Kami mendesak pimpinan KPK yang baru agar secepatnya memanggil dan memeriksa Surya Paloh dan HM Prasetyo dalam kasus dana bantuan sosial Pemprov Sumatera Utara," ujar Ello Ahmad, salah satu koordinator aksi saat berorasi di depan gedung KPK, Senin (4/1/2016).
Desakan agar KPK segera memeriksa Surya Paloh dan HM Prasetyo karena istri Gatot Evy Susanti di persidangan menyebut kedua nama tersebut. Dimana, Evy mengakui telah meminta bantuan kepada keduanya untuk memberhentikan kasus dugaan korupsi dana bansos yang ditangani Kejaksaan Agung.
"Mereka meminta kepada Surya Paloh dan HM Prasetyo untuk memberhentikan kasus dana Bansos Sumut dengan imbalan untuk Surya Paloh yakni jatah SKPD di Pemprov Sumut, serta 20 ribu USD untuk HM Prasetyo," kata Ello. (Bar/Red)
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten
Nikmati Senasi Main Kano Sembari Ngabuburit di Danau Retensi Serang
Oknum ASN Satpoll PP Cilegon Digalandang Polisi Diduga Edarkan 72 Paket Sabu