Sabtu, 2 Mei 2026

Pemkot Cilegon Klaim Capaian Realisasi Pendapatan di TW 1 Tembus Rp 190 Miliar


CILEGON, TitikNol – Pemkot Cilegon melalui BPKPAD mengklaim capaian realisasi pajak di triwulan I tembus Rp 190 miliar atau naik sebesar 22 persen. Pencapaian ini lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan pada triwulan I sebesar 10 persen

“Realisasi pajak hingga triwulan I kita sebenarnya hanya 10 persen, namun saat ini sudah mencapai 22 persen," kata Plt Kepala BPKPAD Kota Cilegon, Tunggul Fernando Simanjuntak,” Rabu (25/3/2026).

Tunggul menjelaskan, dari total target Rp1,03 triliun, realisasi sementara tercatat sekitar Rp 190 miliar, dengan kontribusi retribusi sebesar Rp 2 miliar.

“Dari Rp 1 triliun Rp30 miliar, 22% itu secara total berarti kurang lebih Rp190 miliar. Rp190 miliar 782. Realisasi retribusinya 2 miliar,” ujar Tunggul.

Secara keseluruhan, BPKPAD menargetkan realisasi pendapatan daerah tahun 2026 dapat menembus lebih dari Rp1 triliun, dengan optimalisasi pengelolaan keuangan dan penggalian potensi pendapatan yang terus didorong.

“Iya gaspol tugas BPKPD kan itu, pengelolaan keuangan sama pendapatan. Harus gaspol lah,”ujarnyaZ

Salah satu faktor tingginya target pendapatan di triwulan I, dipicu oleh tingginya antusiasme warga dalam memanfaatkan program diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang digulirkan menjelang Idul Fitri. Program ini terbukti efektif menarik minat masyarakat untuk melunasi kewajiban pajak lebih awal. Untuk target penerimaan PBB sebesar Rp 82 miliar, realisasinya justru melonjak signifikan hingga menyentuh angka Rp100 miliar.

“Secara rinci, dari total capaian 22 persen tersebut, sektor pajak menyumbang porsi terbesar yakni sekitar 20 persen, sementara sektor retribusi menyumbang sekitar 2 persen.

Untuk tahun anggaran 2026, sambung Tunggul, Pemkot Cilegon menetapkan target pendapatan pajak dan retribusi sebesar Rp 1,03 triliun. Angka tersebut terdiri dari target pajak sebesar Rp 830 miliar dan retribusi sebesar Rp 142 miliar.

Meski awal tahun dimulai dengan capaian yang menggembirakan, Pemkot menyadari masih ada sisa sekitar 80 persen target yang harus dikejar hingga tutup buku di akhir tahun nanti.

"Target kita tahun ini realisasi pendapatan bisa melampaui Rp1 triliun. Tentu ini memerlukan kerja keras dari seluruh perangkat daerah, terutama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dalam mengoptimalkan setiap potensi pendapatan yang ada," pungkasnya. (Ully)

Komentar
Tag Terkait