Minggu, 3 Mei 2026

Pemkot Cilegon Tawarkan Kaloborasi Investasi ke Kemenperin, Janjikan Kemudahan Perizinan

Cilegon, TitikNol - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melakukan pertemuan dengan Kementrian Perindustrian (Kemenprin RI), Selasa (15/4/2026). Kedatanganya kali ini untuk menawarkan kolaborasi invetasi ke Kemenperin.

Demikian disampaikan, Walikota Cilegon, Robinsar, Rabu (15/4/2026). Ia mengatakan, kedatangan rombongan Pemkot Cilegon ke Kementrian Perindustrian ini masih dalam tahap awal penjajakan, di mana pihak kementerian berkomitmen untuk mengarahkan investor guna melihat langsung peluang bisnis di Cilegon.

"Intinya diminta menyiapkan pemetaan potensi yang konkret agar saat investor masuk, prosesnya lebih mudah. Mengingat lahan di pusat kota semakin terbatas, kami mendorong pengembangan wilayah seperti Merak, Grogol, dan kawasan JLU agar menjadi pusat industri dan ekonomi baru," ujar Robinsar. .

Robinsar pun tak menampik, jika banyak calon investor batal berinvestasi di Koya Cilegon. Pembatalan tersebut lantaran, lokasi yang diinginkan oleh calon investor tersebut keterbatasan lahan.

“Iyah benar kondisinya seperti itu. Sebab, di Cilegon ini kan lahannya terbatas, jadi tidak terlalu banyak pilihan untuk pengembangan kawasan. Karena itu, ke depan kami ingin mendorong pengembangan wilayah baru, seperti JLU, agar bisa menjadi pusat-pusat industri baru. Tidak hanya terpusat di wilayah tertentu saja, tapi juga dikembangkan ke daerah lain seperti Merak, Grogol, dan sekitarnya,” ujar Robinsar.

Terkait investasi ini, sambung Robinsar tidak hanya di satu titik, tapi seluruh wilayah yang punya potensi akan kita tawarkan. Kami dari pemerintah daerah juga berupaya mempermudah dari sisi perizinan dan hal-hal yang menjadi kewenangan kami.

Semua potensi kita tawarkan, baik kawasan industri, JLU, maupun sektor lain seperti pelabuhan. Tapi kembali lagi, investor akan melihat kecocokan dan kelayakan. Saat ini masih tahap awal, nanti kalau sudah ada yang serius, pasti akan kami kabarkan.

Politisi muda Partai Golkar pun berkomitmen untuk memberikan kemudahan untuk para investor melalui kemudahan perizinan sesuai kewenangan daerah. Seluruh sektor unggulan, mulai dari kawasan industri, logistik pelabuhan, hingga area komersial di sepanjang JLU, akan ditawarkan secara kompetitif. (Ully)

Komentar
Tag Terkait