CILEGON, TitikNOL - Pemkot Cilegon mengantisipasi eksodus Pekerja Seks Komersial (PSK) dari Kalijodo, Jakarta dengan memperketat pendatang yang masuk ke wilayah Kota Cilegon.
"Setiap kontrakan dan kos-kosan jika ada warga yang tiba-tiba datang dan mencurigakan, harus dicek. Lalu lurah dan camat, juga harus membongkar warung remang-remang, karena tidak ada jalan lain pasti mereka (PSK Kalijodo) akan kesitu. Termasuk tempat hiburan malam, harus diawasi secara ketat," Kata Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi, Jumat (26/2/2016).
Iman mengungkapkan, pihaknya juga meminta agar pendataan masyarakat juga harus diperketat, jika ada warga yang datang tidak jelas statusnya harus dicurigai. Bahkan, jika memang meresahkan dan sangat mencurigakan jika perlu dipulangkan ke daerah masing-masing. "Jangan sampai wilayah Kota Cilegon menjadi tempat tujuan para PSK Kalijodo,"Tagasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS) Kota Cilegon, Soleh, mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan ke penduduk, untuk mengetahui ada tidaknya penduduk baru.
"Penduduk baru ini minimal harus memiliki KTP, yang penting itu punya KTP baik Cilegon atau pun dari luar itu tidak masalah. Karena, kalau mereka memiliki identitas, maka kami akan lebih mudah untuk melacaknya," katanya singkat. (Ar/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini