Minggu, 3 Mei 2026

Polres Cilegon Pasang Alat Pemantau Udara Monitor Kualitas Udara di Sekitar SDN Tembulun II

CILEGON, TitikNol - Satreskrim Polres Cilegon dibantu dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung menerjunkan tim guna menindaklanjuti bau gas menyengat yang terjadi di SDN Tembulun II, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.

Kasat Reskirm Polres Cilegon, AKP Yoga Tama, Polres Cilegon bersama Dinas LH Kota Cilegon telah memasang pemantauan kualitas udara bernama Industrial Scientific Radius BZ1 Area Monitor di sekitar sekolah.

““Kami sudah memasang alat tersebut untuk memantau baku mutu udara secara terus-menerus selama 24 jam. Hasil pemantauan sementara menunjukkan angka 24, dan kami akan terus pantau perkembangannya,” kata Kasat terkonfirmasi,” Selasa (31/3/2026).

Kasat menjelaskan, pemasangan pemantauan udara di sekitar sekolah bertujuan untuk mengantisipasi keselamatan para siswa jika terjadi hal yang tidak diinginkan .

“Untuk hasil kualitas udara bisa dilihat besok, Rabu (1/4/2026). Dengan dia pasangnya alat pemantauan udara ini, kita ingin memastikan kualitas udara di lingkungan pendidikan tetap berada di bawah ambang batas yang membahayakan,” jelas Yoga.

Kata Yoga, pihaknya sampai saat ini belum mengetahui sumber bau gas menyengat yang dialami oleh siswa SDN Tembulun II.

“Sampai saat anggota datang ke lokasi, baunya sudah tidak ada. Hingga kini, kami belum berhasil memastikan dari mana sumber bau tersebut berasal,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Puluhan siswa SDN Tembulun II yang berlokasi di Lingkungan Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, diduga usai mereka mencium gas zat kimia menyengat, pagi tadi. (Ully)

Komentar
Tag Terkait