SERANG, TitikNOL – Program jemput bola bertajuk “Ketok Pintu” yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang terbukti ampuh meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Inisiatif ini berhasil mendongkrak realisasi penerimaan pajak daerah hingga mencapai Rp4,5 miliar pada Triwulan I tahun 2026.
Capaian tersebut setara dengan 19 persen dari target triwulan sebesar Rp6,12 miliar. Angka ini hampir menyentuh target periodik yang ditetapkan sebesar 20 persen dari total target tahunan yang berada di angka Rp51 miliar.
Kepala Bapenda Kota Serang, W Hari Pamungkas, menjelaskan bahwa tren positif ini merupakan hasil dari optimalisasi pendapatan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Melalui program “Ketok Pintu”, petugas tidak hanya sekadar mengantar surat, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga.
“Kami menjalankan program ini untuk memastikan distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) berjalan optimal, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kewajiban pajak mereka,” ujar Hari, Rabu (12/3/2026).
Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan menjadi kunci. Meski distribusi SPPT kategori Buku 1 hingga Buku 3 secara teknis merupakan kewenangan pihak kecamatan dan kelurahan, Bapenda tetap turun tangan melakukan monitoring melalui program ini agar penyaluran tepat sasaran.
Hingga saat ini, distribusi SPPT yang dimulai sejak 2 Februari 2026 telah menyentuh angka hampir 50 persen. Bapenda memutuskan untuk menjeda sejenak aktivitas distribusi selama periode Idul Fitri dan akan kembali tancap gas setelahnya.
“Sisa distribusi SPPT akan kami lanjutkan kembali segera setelah masa libur Lebaran berakhir,” tambahnya.
Selain melakukan pengawasan di lapangan, Bapenda Kota Serang juga membuka ruang konsultasi bagi warga yang mengalami kendala administrasi, seperti data yang tidak sinkron atau SPPT yang belum terbit.
Untuk memudahkan pembayaran, masyarakat kini tidak perlu lagi mengantre di kantor dinas. Bapenda telah memperluas kanal pembayaran digital melalui:
e-Commerce & e-Wallet: Bukalapak, Tokopedia, OVO, dan DANA.
Perbankan: Bank BJB, Bank Banten, Mandiri, BNI, dan BCA.
Bagi wilayah yang jauh dari pusat kota, Bapenda menyiagakan mobil layanan keliling yang menjangkau area pemukiman dan kecamatan secara terjadwal.
“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan bagi warga untuk membayar pajak. Layanan sudah kami dekatkan hingga ke depan pintu rumah masyarakat,” tutup Hari. (ADVETORIAL)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam