SERANG, TitikNOL.- Ratusan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Banten tiba di Balai Pemulihan dan pengembangan Sosial (BP2S), Kabupaten Lebak, Selasa (26/1/2016). Mereka ditempatkan di penampungan sementara tersebut untuk kemudian diserahkan ke kabupaten/kota sesuai domisili.
Kepala Dinsos Provinsi Banten, Ino S Rawita, mengklarifikasi data sebelumnya yang berjumlah 146 sebagaimana disampaikan pada Senin (25/1/2016). Dari hasil validasi data, jumlah eks Gafatar asal Banten berjumlah 153 orang, terdiri 14 warga Kabupaten Pandeglang, 14 warga Kabupaten Lebak, 1 orang warga Kabupaten Serang 1 orang, 15 orang warga Kabupaten Tangerang, 44 warga Kota Tangerang, dan 34 warga Kota Tangsel.
“Setelah divalidasi jumlah eks anggota Gafatar asal Banten berjumlah 153. Sekitar pukul 07.30 tadi pagi (kemarin) sebanyak 122 orang tiba di BP2S Lebak. Sementara 31 orang warga Tangsel sudah lebih dulu ditempatkan di Tangsel dari kemarin,” ujarnya.
Ia menuturkan, rencananya ratusan eks Gafatar tersebut akan diserahterimakan kepada kabupaten/kota melalui Dinsos setempat. Selanjutnya, kebijakan diserahkan kepada kabupaten/kota masing-masing.
“Saya akan rapat dengan Dinsos kabupaten/kota, kemudian diserahkan untuk dibawa ke kabupaten/kota masing-masing. Nanti apakah akan diberi pendampingan dulu atau langsung diserahkan ke keluarganya masing-masing. Tugas kami hanya mengambil dari pusat sesuai surat dari Kemensos, dan secepatnya rencananya hari ini sudah diserahkan ke dinsos kabupaten/kota,” ujarnya. (Kuk/Red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'