Sabtu, 2 Mei 2026

Relokasi Pedagang Pasar Kranggot Ditarget Mulai Tahun Ini


CILEGON, TitikNol – Pemerintah Kota Cilegon terus mengebut rencana relokasi besar-besaran para pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kranggot, Kota Cilegon.

Asda III Setda Kota Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan, Pemkot Cilegon menargetkan tahun ini relokasi pedagang akan dilakukan. Relokasi PKL Pasar Kranggot guna mengatasi berbagai persoalan klasik di pasar tradisional, mulai dari penataan lahan hingga legalitas aset yang selama ini menjadi kendala utama.

“Kami (Pemkot Cilegon) targetkan tahun ini mulai tahun ini dilakukan. Pada prinsipnya, kalau pedagang direlokasi, tempatnya harus sudah siap. Kami akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menyiapkan lokasi penampungan sementara. Titik pastinya akan ditentukan setelah proses lelang selesai dan pemenang proyek ditetapkan," kata Dana ditemui di Kantor Walikota Cilegon,” Jumat (17/4/2026).

Dana menambahkan, saat ini Pemkot Cilegon tengah menunggu hasil penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebelum melangkah ke tahap pelelangan dan eksekusi fisik.

“Kalai hasil dari KPKNL sudah kelar, barulah kita akan menggandeng pihak ketiga untuk menyiapkan lahan relokasi yang representatif bagi para pedagang. Jadi jangan sampai, ketika di revitalisasi, pedagang tidak punya tempat untuk berjalan. Proses pembangunan sendiri akan mengikuti alur teknis mulai dari Feasibility Study (FS), penyusunan Detail Engineering Design (DED), hingga tahap lelang,” tambah Dana.

Soal Pasar Kranggot belum bersertifikat, sambung Dana, Pemkot Cilegon akan melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kami sedang mengurutkan kembali masalah-masalah lama untuk diselesaikan, terutama terkait proses sertifikasi lahan. Komunikasi dengan BPN menjadi sangat penting karena sertifikat adalah syarat mutlak untuk melakukan revitalisasi pasar di delapan titik tersebut,” ungkap Dana.

Meskipun proses administrasi dan legalitas masih panjang, Pemerintah Kota Cilegon menargetkan pemindahan pedagang ke lokasi sementara dapat terlaksana pada tahun 2026 ini. Dengan demikian, pembangunan fisik diharapkan berjalan lancar sehingga pada tahun 2027, wajah baru pasar di Cilegon sudah bisa dinikmati masyarakat.

"Tujuannya jelas untuk meningkatkan kenyamanan pembeli, ketertiban pedagang, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Memang perjalanannya masih panjang, tapi kami targetkan tahun ini sudah ada progres relokasi agar 2027 semuanya berjalan lebih baik," pungkasnya.

Hingga saat ini, data pasti mengenai jumlah pedagang yang akan terdampak masih akan diverifikasi lebih lanjut setelah pemenang tender pembangunan resmi ditetapkan. (Ully)

Komentar
Tag Terkait