Minggu, 3 Mei 2026

UPT Pajak Dibubarkan, Walkot Cilegon Target 85% Pajak Terealisasi di Kecamatan-Kelurahan

CILEGON, TitikNol - Walikota Cilegon, Robinsar menargetkan masing-masing kecamatan dan kelurahan di Cilegon dapat mencapai target 80-85 persen usai memindahkan loket-loket pembayaran dan layanan pajak ke seluruh kecamatan dan kelurahan.

“Jadi kedepan, ketika semua pajak ditangani oleh kecamatan dan kelurahan, saya targetkan capai target pajak bisa mencapai 80-85 persen. Meskipun di masing-masing wilayah sudah memiliki estimasi berdasarkan potensi, seperti dari PBB maupun BPHTB,” kata Robinsar,” Senin (20/4/2026).

Diakui Robinsar, bila dilihat dari 8 kecamatan dan 43 kelurahan di Cilegon, ada beberapa kecamatan yang memiliki potensi pajaknya mengalami pertumbuhan yang pesat. Seperti di,

Ciwandan, Citangkil, Grogol, serta wilayah pusat kota Cilegon untuk sektor pemukiman.

“Ke depan, kami akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi, termasuk memastikan juklak dan juknis jelas, agar setiap pihak bekerja sesuai tanggung jawabnya masing-masing. Setelah itu, baru kita lihat kekurangannya dan kita lakukan perbaikan sesuai kebutuhan.” tambahnya

Orang nomor satu di Cilegon ini pun tak menampung kiri, jika kinerja dari penarik pajak masih sangat rendah di OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Akibat rendahnya kinerja OPD ini membuat target pendapatan pun hanya diangka 20 persen.

Ke depan, kami sedang mengkaji bagian mana saja yang masih lemah untuk diperbaiki. Salah satu langkah yang direncanakan adalah penataan ulang, termasuk kemungkinan menutup beberapa UPT dan mengalihkan peran langsung ke kecamatan dan kelurahan agar bisa lebih mendorong komunikasi ke masyarakat dan dunia usaha.

Robinsar pun menyatakan, jika Pemkot Cilegon akan mengatur regulasi, termasuk pembagian kewenangan yang jelas melalui juklak dan juknis.

“Kami optimistis karena ini akan terus kami kawal dan monitor. Fokus kami saat ini adalah peningkatan PAD, sehingga semua potensi akan dioptimalkan,” pungkasnya. (Ully)

Komentar
Tag Terkait