Minggu, 3 Mei 2026

Walikota Cilegon Robinsar Tanggapi Kasus Keracunan MBG di Cibeber


CILEGON, TitikNol - Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 49 santri di Kota Cilegon akhirnya ditanggapi langsung oleh Walikota Cilegon, Robinsar.

Walikota Cilegon, Robinsar mengatakan, akan berkoordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan guna memastikan penanganan korban berjalan maksimal sekaligus mengevaluasi kronologis kejadian.

Ia menganggap jika persoalan ini menyangkut soal keselamatan nyawa masyarakat khsusunya anak-anak. Dari kejadian ini, ia pun tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap penyedia makanan yang terbukti lalai.

"Kami akan cek lebih detail soal perizinannya. Jika hasil evaluasi menunjukkan adanya pelanggaran SOP yang fatal, kami akan mengeluarkan rekomendasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP/BGN) untuk dilakukan penutupan sementara sampai semuanya diperbaiki," tegas Robinsar ditemui di Situ Rawa Arum,” Jumat (17/4/2026).

Sebagai langkah preventif ke depan, sambung Robinsar dirinya berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan, khususnya terhadap pihak-pihak yang menyelenggarakan penyediaan makanan massal (dapur umum).

"Ini menjadi perhatian serius karena bahaya. Penyelenggara dapur harus benar-benar menjalankan operasional sesuai standar kesehatan. Kami akan turun langsung memastikan apakah mereka sudah memenuhi syarat atau belum," tambah Robinsar.

Orang nomor satu di Cilegon mengingatkan pentingnya kesadaran dari masyarakat selaku penerima manfaat terkait batas waktu aman konsumsi makanan (expired time). Hal ini krusial untuk menghindari kontaminasi bakteri akibat makanan yang didiamkan terlalu lama.

"Makanan itu punya batas waktu. Jangan sampai makanan yang seharusnya dikonsumsi siang hari, justru baru dimakan sore hari. Itu sangat berpotensi menyebabkan keracunan. Jadi, baik penyedia maupun penerima harus sama-sama disiplin mengikuti aturan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 49 santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Inayah di Kota Cilegon diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (16/4/2026) pukul 16.30 WIB. Menu yang dikonsumsi para siswa saat itu adalah mie ayam. Setelahnya, siswa mengeluh mual, pusing, hingga muntah. (Ully)

Komentar
Tag Terkait