SERANG, TitikNOL - Sebanyak 100 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, belum tertangani oleh pemerintah.
Lurah Banten Hizbullah mengatakan, ada 100 rumah lebih warga di wilayah pusat wisata religi Banten Lama belum tertangani. Penerima bantuan merupakan keluarga miskin yang memiliki hunian kurang layak.
"Banyak ya, lebih kali 100 rumah mah. Ada juga bantuan stimulan swadaya itu," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/01/2020).
Ia menyebutkan, letak geografis wilayah Banten yang berdekatan dengan laut berdampak pada kelapukan bangunan rumah. Terlebih, banyak rumah warga yang semi permanen.
Kemungkinan hal itu yang menjadi dampak banyaknya RTLH di wilayahnya. Untuk mengatasinya, ia berharap semua pihak terlibat dalam mengentaskan masalah RTLH dan kemiskinan di Kelurahan Banten.
"Karena memang kami ini zona pesisir ya, pelapukan bangunan itu lebih cepat," terangnya.
Sejauh ini kata Hizbullah, pihaknya hanya bisa menunggu pengalokasian bantuan dari pemerintah. Sebab, dirinya tidak memiliki kebijakan dalam mengatasi RTLH.
"Untuk sementara kami sambil menunggu karena inikan program pemerintah pusat ya. Kalau bantuan turun ya saya pengalokasian," jelasnya. (Son/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini