SERANG, TitikNOL - Sebanyak 20 balita di Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang mengidap stunting.
Angka tersebut berdasarkan data yang tercatat oleh kader posyandu. Sehingga menjadi perhatian khusus guna membebaskan anak yang gagal tumbuh kembang.
"Stunting menurut catatan kader posyandu ada 20 orang," kata Kepala Desa Toyomerto, Iskandar, Selasa (27/12/2022).
Ia menyatakan, pemerintah sangat serius dalam menangani stunting. Anggaran mulai dari dana desa hingga pemerintah dialokasikan untuk penanganan stunting.
"Program selalu ada di bantu, dana desa juga ada dan dari anggaran provinsi mengedepankan stunting," ujarnya.
Menurutnya, perkembangan 20 anak yang menderita stunting berjalan dengan baik. Hanya ada satu anak yang perlu perhatian lebih karena mengalami pertumbuhan yang lambat akibat menganitis dan tidak dapat jalan.
"Yang lebih parah, waktu18 bulan panas, akibatnya tidak bisa jalan dan tidak seperti bayi sehat," paparnya.
Pihaknya mengajak kepada seluruh stekholder untuk bergotongroyong dalam menangani stunting. Harapannya, kasus gagal tumbuh anak menjadi nol kasus.
"Yang terasa terbantu di posyandu, stunting itu. Semoga dapat membantu (semua stekholder) dan terangkat penyakitnya," harapnya. (TN3)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini