SERANG, TitikNOL - Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin pepatah itu yang pas dengan kondisi yang dialami Ajum.
Niat menerjang banjir di Komplek Untirta Permai, Kelurahan Banjar Agung, Kota Serang, motor yang ditumpanginya malah mogok.
Akibatnya, Ajum terpaksa harus mendorong motornya untuk melewati banjir setinggi 30 cm.
"Iya mogok. Businya kena (air)," keluhnya sambil melewati banjir, Rabu (28/2/2024).
Di tempat yang sama, Guntur mengaku tempat tinggalnya kerap diterpa banjir apabila intensitas hujan tinggi.
Menurutnya, penyebab banjir akibat adanya penyempitan saluran air dari kawasan Kota Serang Baru ke Jempatan di Terminal Pakupatan.
"Sebenarnya adanya penyempitan lahan. Penyebabnya jembatan di terminal menyempit dan dangkal. Cuma itu saja," ungkapnya.
Ia menerangkan, banjir menerjang Komplek Untirta Permai dari pukul 07:00 WIB. Namun hingga kini belum surut.
"Dari 2019 mulai banjir. Pernah sampai dada," terangnya. (Son/TN3)
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten
Nikmati Senasi Main Kano Sembari Ngabuburit di Danau Retensi Serang
Oknum ASN Satpoll PP Cilegon Digalandang Polisi Diduga Edarkan 72 Paket Sabu
Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal