LEBAK, TitikNOL - Ade Sunariah (62) janda paruh baya, warga Kampung Pasir Eurih RT 07/RW 02, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, terpaksa harus tinggal di sebuah warung tempat berjualan nasi, untuk bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi pasca pandemi Covid 19.
Sepeninggalan ibu kandung dan suaminya, ia enggan menempati rumah miliknya yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan nyaris ambruk. Karena khawatir tertimpa bangunan rumah.
Ade Sunariah mengaku, sudah tak sanggup lagi untuk merawat dan memperbaiki rumahnya, karena selama ini penghasilannya hanya cukup untuk makan saja.
“Boro - boro buat benerin rumah yang sudah mau roboh, penghasilan sehari - hari hanya cukup buat makan," ujar Ade Sunariah, Minggu (7/8/2022).
Letak rumah Ade Sunariah tidak begitu jauh dengan lingkungan pemerintah kecamatan Leuwidamar dan pemerintah desa Lebak Parahiang.
Ade mengaku, bahwa sudah pernah mencoba meminta bantuan kepada pihak pemerintah desa untuk memperbaiki rumahnya agar labih layak.
"Sudah pergantian kepala desa lagi, sampai saat ini bantuan tak kunjung ada," imbuh Ade Sunariah.
Terpisah, Kepala Dinas Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Lebak Maman Suparman mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan kepada bidang terkait untuk segera mendapatkan penanganan.
"Iya, nanti diinfokan ke Kabid agar pemerintah desa setempat segara mengajukan permohonan rehabilitasi rumah warga kurang mampu itu," tukas Kepala Dinas Perkim Pemkab Lebak ini. (Gun/TN)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya