LEBAK, TitikNOL - Komandan Kodim 0603/Lebak Letkol Inf Nur Wahyudi, mengajak petani di Kabupaten Lebak untuk beralih menggunakan pupuk organik cair jenis Bios 44 di lahan pertaniannya.
Pupur cair Bios 44 diyakini mampu memberikan manfaat untuk pertanian dan terbukti dapat menyuburkan tanah, juga ramah lingkungan.
Demikian disampaikan Dandim Lebak kepada para petani yang tergabung di kelompok tani Tenjo Laut, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada saat sosialisasi penggunaan pupuk organik cair Bios 44, Senin (17/8/2020).
"Pemakaian pupuk cair Bios ini, agar tanah yang tidak produktif menjadi produktif dan bisa ditanami, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya petani," ujar Nur Wahyudi di lokasi kegiatan kepada TitikNOL.
Dijelaskannya, lahan tandus seluas 2.000 meter persegi milik seorang petani yang tergabung di Poktan Tenjo Laut, yang tadinya tidak produktif, setelah diberi pupuk cair Bios diharapkan menjadi lahan subur dan akan ditanami Pepaya California.
"Uji coba penggunaan pupuk cair Bios ini, hari ini kita lakukan di lahan Poktan di Kelurahan Cijoro Pasir. Ini kita akan tanami Pepaya California tapi dengan sistem tumpang sari bisa dengan cabai atau terong nantinya," tukas Dandim Lebak.
Di tempat yang sama, Aden (42) anggota Poktan Tenjo Laut, mengaku sangat terbantu dengan pemberian pupuk cair Bios 44 dan bibit Pepaya California dari Kodim Lebak.
Kata Aden, di lahan tanah miliknya seluas 2000 meter persegi, yang tadinya tandus setelah diberi pupuk cair Bios tanahnya akan menjadi subur.
"Ini saya akan tanami Pepaya California, kami tahu Pepaya jenis itu punya nilai ekonomis yang tinggi," ucapnya. (Gun/TN1)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya