SERANG, TitikNOL - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Banten melakukan pemecatan terhadap 17 pengurus yang memulai AD/ART.
Mereka yang dipecat sebagian besar akibat tidak memiliki atau memperpanjang Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin Banten dan diduga ada yang berperilaku seperti preman. Sehingga memberikan citra buruk bagi organisasi kumpulan para pengusaha tersebut.
Hal itu disampaikan Agus Wisas sebagai Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Tata Laksana Kadin Provinsi Banten saat ditemui di kantornya, Kamis 20 November 2025.
"(Alasannya) Beda-beda, mungkin sibuk ada yang memang secara kesehatan tak memungkinkan (memperpanjang KTA), bahkan ada yang kita cabut KTA-nya itu berperilaku merugikan organisasi. Contohnya datang ke pabrik berprilaku layaknya preman," katanya.
Agus Wisas mengaskan setiap pengurus Kadin Banten wajib mentaati AD/ART sebagai landasan bersikap. Menurutnya, pemberhentian terhadap 17 pengurus dinilai bagian dari menjaga marwah organisasi.
"Jumlah pengurus yang dihentikan ada 17 dan itu berlaku sama. Saya tidak melihat itu keluarga saya, tidak melihat kawan, itu aturan tegas bahwa pengurus wajib ber-KTA," tegasnya.
Ia menerangkan, struktur jabatan yang ditinggalkan pengurus karena dipecat, akan ditambal sulam oleh pengurus lain yang memiliki citra baik. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Penggantian dari orang baru, yang punya KTA berkelakuan baik, punya citra baik sebagai pengusaha sehingga nama Kadin jadi baik,” terangnya.
Ia menyatakan perbaikan kepengurusan akan dilakukan secara bertahap seiring dengan evaluasi kinerja para anggota. Mengingat Kadin di Banten pernah diterpa peristiwa tidak baik yang terjadi di Kota Cilegon.
"Posisi dalam rangka mengembalikan citra Banten yang kemarin terpukul atas kasus Cilegon, sehingga perlu diambil langkah-langkah, kembali ke AD/ART. Ini wadah pengusaha, bukan wadah preman," tutupnya. ( TN )
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'