SERANG, TitikNOL - Hujan lebat di sertai angin kencang yang menimpa berbagai daerah di Banten, membuat ratusan hektar sawah di Kabupaten Serang terendam banjir.
Tapi, dikatakan Puji Astuti kepala bidang pertanian DPKPP (Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Perikanan) Kabupaten Serang, banjir yang merendam sawah belum sampai merusak padi.
"Umur tanam rata-rata mulai dari baru tanam sampai tiga bulan, tapi semua itu belum sampai merusak tanaman padi, hanya terdampak," katanya, di Cipare Kota Serang, Rabu (7/12/2016).
Puji menjelaskan, saat ini ia belum mengetahui apakah petani ikut dalam ansuransi atau tidak, namun ia akan melakukan pendataan secepatnya guna mengetahuinya.
"Kita belum ngecek apakah mereka ikut asuransi atau enggak. Asuransi itu 36 ribu rupiah per musim. Kalau rusak itu dapat bantuan enam juta rupiah. Kita akan lakukan pendataan," jelasnya.
Adapun ratusan hektar sawah yang terendam, yakni Kecamatan Tunjung Teja 81 hektar, Kecamatan Padarincang 310 hektar, Kecamatan Kramatwatu 55 hektar, Kecamatan Pamarayan 45 hektar, Kecamatan Bandung empat hektar, Kecamatan Kibin 10 hektar dan Kecamatan cikeusal 125 hektar.(Meghat/Rif)
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten
Nikmati Senasi Main Kano Sembari Ngabuburit di Danau Retensi Serang
Oknum ASN Satpoll PP Cilegon Digalandang Polisi Diduga Edarkan 72 Paket Sabu
Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal