CILEGON, TitikNOL – Gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kg di Kota Cilegon mulai langka. Tingginya permintaan konsumen ditambah suplai dari PT Pertamina yang minim menjadi penyebab utama kelangkaan ini.
Kondisi ini diperparah oleh para oknum pedagang gas 'melon hijau' yang menaikkan harga semena-mena. Sehingga gas yang seharusnya berharga di kisaran Rp15.000 hingga Rp 18.000 naik menjadi Rp23.000 hingga Rp25.000.
"Susah aja kalau mau dapat elpiji. Kalau pun ada harganya sangat mahal sekali untuk per tabungnya. Mau gimana lagi terpaksa kita beli elpiji yang mahal harganya,” kata Dini, warga Lingkungan Luwung Sawo, Blok Bango, RT 004/009, Kecamatan Purwakarta, Kelurahaan Kota Bumi, Kota Cilegon, Senin (10/10).
Sementara itu, Hamami Husni, pemilik pangkalan gas PT Sinar Ratu Sentosa, mengaku jika pengiriman yang diberikan oleh PT Pertamina mulai dikurangi.
"Sebelumnya pengiriman oleh PT Pertamina sebanyak 150-200 tabung elpiji 3 kg, namun dengan kondisi ini pengiriman hanya 100 tabung," katanya.
“Mau bagaimana lagi kalau dikirim dari PT Pertamina hanya 100 tabung masa kita paksakan. Kita juga tekan kepada warga hanya bisa membeli 1 tabung elpiji saja tidak boleh lebih,” tambahnya. (Quy)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Pola Hidup Sehat Ala Atlet
Penyebab Telinga Sakit saat Mengunyah
Sebarkan Malware, Google Hapus Aplikasi Ini di Google Play Store
Arief Rivai Madawi Ditunjuk Sebagai Dirut PT PCM
Khasiat Luar Biasa Air Putih Campuran Lemon dan Madu
Tanaman Mirip Lumba-lumba Mini Hebohkan Jepang