TANGSEL, TitikNOL – Keluarga korban Tanjakan Emen di Kota Tangerang Selatan mengancam akan mengadu ke DPR RI atas insiden yang terjadi pada Sabtu (10/2/2018) tersebut.
Pasalnya, pihak keluarga yang menjadi ahli waris korban menganggap pertemuan dengan Pemkot Tangsel yang telah digelar beberapa waktu lalu dinilai belum membuahkan hasil.
Ketua paguyuban ahli waris yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keluarga Korban (FSKK) Legoso Masa Depan, Aang Junaedi mengatakan, alasan Pemkot Tangerang Selatan terkait bantuan tidak mendasar.
Pihaknya pun berinisiatif akan melanjutkan persoalan tanggung jawab terkait kecelakaan yang terjadi di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat itu untuk disampaikan kepada DPR RI.
"Perkembangannya sampai saat ini belum ada titik terang. Untuk masalah ini kami sedang lanjutkan ke tinggat DPR R,” kata Aang kepada TitikNOL, Selasa (25/9/2018).
Selain itu, sambung Aang, titik permasalahan kecelakaan menurutnya harus menjadi fokus kepada PO Bus Premium Passion (PT Ikin Mandiri Utama) selaku penanggungjawab, dan Cakruk Gunung Kidul selaku event organizer rombongan yang mengakibatkan korban itu.
“Karena alasan Pemkot Tangsel menurut kami kurang mendasar merujuk pada regulasi PERWAL 49 Th 2017," pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, rencana FSKK mengadu ke DPR RI kini tengah menanti jadwal pemanggilan sesuai agenda yang akan dipersiapkan bagian humas DPR RI. (Don/TN3)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini