SERANG, TitikNOL - Pernyataan Wapres-RI, Jusuf Kalla (JK) yang membolehkan rumah makan buka puasa di siang hari, mendapatkan kecaman dari Kesultanan Banten.
Menurut Ketua Kenadziran Kesultanan Banten, Tb Abbas Wasse, hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama Islam dan tidak memahami toleransi antar umat beragama. Tb Abbas juga mengatakan jika Wapres tidak menjelaskan secara utuh tentang HAM.
"Tapi disisi lain, di hari Nyepi, itu bukan orang saja yang disuruh Nyepi. Pesawat aja disuruh diam. Kalau berbicara pelanggaran HAM, berapa kebutuhan orang untuk berangkat ke satu daerah yang menggunakan pesawat. Mestinya Pak JK berbicara HAM secara utuh, harus adil," kata Abbas.
Perlu diketahui, bahwa Wapres JK menentang adanya penyisiran oleh Satpol PP terhadap pemilik restoran atau warung makan yang buka selama Ramadan, dengan alasan tidak semua warga berpuasa pada bulan Ramadan. Selain warga yang non-Islam, ada juga warga Muslim yang tidak bepuasa karena berhalangan seperti sakit.
Sebelumnya juga sempat diberitakan, bahwa Warteg Ibu Saeni (53) di razia oleh Satpol PP Kota Serang pada Rabu 8 Juni 2016, karena berjualan makanan pada siang hari. (Meghat/rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon