Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan operasi pencarian selama dua hari.
“Korban pertama kali dilaporkan pada Minggu 25 Januari 2026 sekitar pukul 12.55 WIB oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang,” kata Dantim Basarnas Banten Fauzan Azqia.
Berdasarkan laporan, seorang perempuan diduga tenggelam di Sungai Cidurian pada titik koordinat 6° 8'50.68"S - 106°21'41.98"T.
Korban diketahui bernama Muija (28), berjenis kelamin perempuan, warga Kampung Puleh RT 009, Desa Gembor, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Banten.
Memasuki hari kedua operasi pencarian (H.2), Tim Rescue Kantor SAR Banten membagi Search and Rescue Unit (SRU) menjadi dua tim. SRU I melakukan pencarian menggunakan rubber boat menyusuri aliran sungai sejauh kurang lebih 7 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Sementara itu, SRU II melaksanakan pemantauan visual udara dengan menggunakan drone thermal yang mencakup area seluas 2,23 kilometer.
Pada pukul 08.15 WIB, Tim SAR berhasil menemukan korban sekitar 100 meter dari LKP pada koordinat 6° 8'47.81"S - 106°21'43.81"T.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.
Setelah korban ditemukan, tim SAR melaksanakan debriefing dan evaluasi dengan hasil operasi dinyatakan selesai. Dengan demikian, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat antara lain Tim Rescue Kantor SAR Banten sebanyak enam personel, satu personel dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Serang, serta masyarakat setempat.
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten
Ribuan Warga Penuhi Banten Creative Fest 2026, Ada Konser Musik Hingga Promo Baju
Duduki Rating Teratas, Sinetron "Dunia Terbalik" Janjikan Cerita Makin Unik