SERANG, TitikNOL - Nasib malang menimpa bayi perempuan dari pasangan Eman buruh serabutan dan Nina ibu rumah tangga.
Bayi warga Lingkungan Ciawi, RT 05, RW 013, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang - Banten, ini harus di rawat di rumah karena tidak ada biaya.
Padahal, bayi yang bernama Pelangi Jingga ini, harus merasakan kesakitan karena mengalami kebocoran pada tubuhnya sehingga ususnya sampai keluar.
Menurut ibu Korban, Nina, awal lahir bayi tersebut dalam keadaan normal. Namun, setelah di kasih nama keadaanya berubah. Perut anaknya itu keras seperti batu.
"Awal lahir normal, tapi setelah di kasih nama, malamnya mengalami masalah. Perutnya keras seperti batu entah kenapa," Kata Nina kepada wartawan saat di temui di kediamannya, Senin (30/5/2016).
Nina pun mengakui, pernah membawa Pelangi ke RSUD Provinsi Banten untuk di operasi. Namun, hanya tiga kali operasi. Itu pun belum sempat sembuh karena keterbatasan biaya.
"Pernah di bawah ke RSUD Provinsi Banten, sampai tiga kali operasi. Tapi, masih belum ada hasil, malah kata dokter ususnya dikeluarkan karena mempermudah buat buang air besar si bayi," lanjutnya.
Ia berharap kepada pemerintah setempat ataupun kepada hartawan agar mendapat bantuan, karena dirinya sudah tidak mampu lagi untuk membiayainya dan berharap putrinya sembuh. (Herlin/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Pola Hidup Sehat Ala Atlet
Penyebab Telinga Sakit saat Mengunyah
Sebarkan Malware, Google Hapus Aplikasi Ini di Google Play Store
Arief Rivai Madawi Ditunjuk Sebagai Dirut PT PCM
Khasiat Luar Biasa Air Putih Campuran Lemon dan Madu