SERANG, TitikNOL - Pemerintah Kota Serang tetap akan melaksanakan uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap mulai besok, Selasa (18/8/2020). Padahal berdasarkan data, pasien covid19 di Kota Serang terus bertambah. Saat ini sudah 58 orang terpapar.
"Simulasi sudah, besok mencoba uji coba (KBM tatap muka) dengan penerapan protokol kesehatan," kata Wali Kota Serang Syafrudin, Senin (17/8/2020) pagi.
Rencananya, uji coba ini akan dilakukan selama dua pekan kedepan, dengan sistem protokol kesehatan yang ketat termasuk tenaga pengajar atau guru yang harus menjalani rapid test.
"Kami evaluasi satu minggu sampai dua minggu kedepan, karena covid ini haru di perangi kalau ditakuti. Kalau pun masih ada guru belum di rapid test, itu bukan ketakutan tapi mereka tidak hadir saya berharap mereka harus rapid test," ungkapnya.
Saat ditanya persoalan banyak orang tua yang menolak soal KBM tatap muka, Syafrudin menegaskan, bagi murid yang tidak mengikuti KBM tatap muka masih bisa mengikuti kelas daring atau online.
"Iya kan ada daring dan tatap muka, jadi kalau ada murid yang ingin daring bisa," lanjutnya.
Untuk guru akan terus di rapid test sembari berjalan kegiatan belajar berjalan.
"Untuk rapid test guru Sambil jalan sembari di rapid test namun dilakukan control kesehatan," tegasnya.
Berdasarkan data yang di rilis Diskominfo Kota Serang, jumlah kasus warga Kota Serang yang positif virus Corona sebanyak 58 orang. Rinciannya, 22 orang masih dalam perawatan, 32 orang telah sembuh dan 4 orang meninggal dunia. (Gat/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'