LEBAK, TitikNOL - Program Pengembangan Infrastruktur Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun 2020 yang dilaksanakan oleh sejumlah Desa di Wilayah Kabupaten Lebak, diduga dipaksakan.
Dikatakan Pegiat Sosial Kabupaten Lebak Mamik Selamet, ada tahapan-tahapan yang tidak ditempuh saat program tersebut dilaksanakan. Hal itu kata Mamik, setelah pihaknya melakukan klarifikasi ke desa-desa penerima program PISEW.
"Hasil Klarifikasi kami di beberapa desa penyangga yang melaksanakan Program PISEW di Kabupaten Lebak, jawabannya tidak tahu. Artinya kami menduga, akibat adanya tahapan-tahapan yang tidak ditempuh," ujarnya.
Ditambahkan Mamik, selain kurangnya sosialisasi, berkaitan dengan pelaksanaan fisik di lapangan, pihaknya menemukan sejumlah kekurangan volume pada pekerjaan yang dilakukan.
"Terkait pelaksanaan fisik bangunan, hasil kroscek tim kami di lapangan, sangat jauh dari standarisasi kontruksi secara keteknisan. Di antaranya pembangunan Lapen di Desa Lebak Parahiang, Pemasangan Paving Blok Desa Mekaragung dan yang lebih herannya lagi BKAD tingkat Kecamatan pun tidak jelas," terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Ekbang pada kantor Kecamatan Cibadak, Barli, belum dapat dihubungi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (2/9/2020). (Gun/TN1).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam