CILEGON, TitikNOL – Tutup usianya Tb Aat Syafaat menimbulkan duka dalam bagi keluarga dan kerabat terdekatnya.
Banyak kesan positif yang ditinggalkan oleh mantan Wali Kota Cilegon dua periode yang juga dikenal sebagai Bapak Pembangunan itu, kepada para rekan yang mengenalnya dengan baik.
Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman misalnya. Dirinya menyebut jika Tb Aat Syafaat adalah sosok yang tegas dan konsisten. Sikap itulah menurut Fakih yang menjadikan almarhum dijuluki sebagai bapak pembangunan.
"Beliau itu orangnya konsisten dalam nilai-nilai perjuangan. Berbagai persoalan kebenaran beliau selalu paling depan apapun yang dihadapi dan resikonya," kata Fakih saat ditemui di rumah duka, Kamis (10/11/2016).
Baca juga: Para Pelayat Mulai Padati Rumah Duka
Fakih menjelaskan, selama dua periode memimpin Kota Cilegon yakni tahun 2000-2010, almarhum selalu bekerja keras dalam melakukan pembangunan di Kota Cilegon. Almarhu pun telah berjasa menjadikan Kota Cilegon sebagai daerah otonom yang memisahkan dari Kabupaten Serang.
"Beliau menjadi contoh dari berbagai aspek, mulai dari segi politiknya, ekonomi dan aspek sosial," jelas Fakih.
"Kami sebagai generasi muda penerus harus mencontoh beliau," tutupnya.
Seperti diketahui, Tb Aat Syafa'at meninggal dunia di Rumah Sakit Premier Bintaro Tangerang, sekitar pukul 16:50 WIB. Almarhum meninggalkan seorang istri dan lima orang anak yakni Ati Marliati, Tb Ade Hidayat, Tb Iman Ariyadi, Ratu Amalia Hayani dan Ratu Robiatul Alawiyah. (Ardi/red)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya