CILEGON, TitikNOL - Ratusan warga mengantri dan berdesak-desak demi untuk mendapatkan harga kebutuhan pokok (sembako) murah dalam operasi pasar yang digelar Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Cilegon, Selasa (21/6/2016).
Berdasarkan pantauan di lapangan, operasi pasar yang berlangsung di halaman Kantor Walikota Cilegon itu, tidak sedikit membuat warga kecewa karena tidak kebagian.
"Dari pagi, saya datang dan menunggu operasi pasar dimulai, malah tidak kebagian beli sembako murahnya. Saya hanya dapat capeknya aja," ujar salah satu warga, Usman dengan nada kesal sembari meninggalkan lokasi operasi.
Sementara itu, Kabid Perdagangan dan Pembinaan Pasar pada Disperindagkop Kota Cilegon Muhammad Satiri menuturkan, antusias masyarakat dalam operasi pasar sangat tinggi, sehingga semua sembako yang tersedia hampir habis terjual.
"Jadi,yang paling banyak dibeli warga itu adalah gula pasir,beras,minyak goreng, mie instan dan terigu ," jelasnya.
Dalam operasi pasar ini, pihaknya menjual harga sembako jauh lebih murah dari harga dipasaran. Diantaranya, gula pasir yang biasanya dipasaran Rp15 ribu kini dijual dengan harga Rp11 ribu per kilogram. Lalu, terigu yang biasanya sembilan ribu rupiah, jadi tujuh ribu rupiah per kilogram.
"Operasi pasar ini akan berlangsung hingga Rabu. Jadi,bagi warga yang tidak kebagian hari ini bisa datang lagi besok," imbuhnya. (Ardi/rif)
Caleg NasDem Wibowo Kritisi Pemkot Serang Soal Penangan Miskin Ekstrem
Isi Jabatan Kosong, Gubernur Banten akan Segera Lakukan Rotasi Mutasi
Manfaatkan Kebijakan Pengapusan Denda Pajak, Warga Lunasi Pajak yang Nunggak 7 Bulan
BPKAD Sebut Pinjaman Daerah Tahap II Senilai Rp4,1 T Tidak Perlu Agreement
Kapolres Serang Resmikan Aula Sarja Aria Rancana dan Gedung Bhayangkari Cabang Serang
Cerita Pilu Korban Tewas KM Orange, Keluarga Minta Kampus IPB Tanggungjawab
Dikalahkan Manchester City, Emery Tak Mau Kritik Pemain Arsenal
Polres Cilegon Imbau Kepada Masyarakat di Anyer Agar Tetap Tenang dan Jangan Panik
Penuh Makna, Seba Baduy 2023 Bicara Tentang Tenggang Rasa Beragama dan Nasionalosme
Kades Mekar Rahayu Tutup Informasi ke Luar Kaitan Pembangunan Kandang Ayam