TANGSEL, TitikNOL - Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) bersama gabungan pelajar dan masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel), menggelar unjuk rasa. Dalam aksinya mereka menuntut kepada pihak terkait soal narasi makar.
Tampak massa aksi menggelar beberapa spanduk tuntutan dan melakukan orasi di depan kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangsel, Kamis (26/6/2019).
Andre, selaku koordinator aksi kepada TitikNOL menyampaikan, aksi kali ini dengan membawa slogan 'Dari Tangerang Selatan Untuk Indonesia' menuntut kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk menghentikan narasi-narasi soal makar.
Kata Andre, saat ini tragedi meninggalnya ratusan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan tragedi 21-22 Mei dalam peristiwa Bawaslu lambat laun menjadi misteri dengan dihadirkannya narasi makar.
"Keterangan Presiden di Kompas TV dalam hal pembentukan TGPF peristiwa 21-22 Mei 2019 dalam kasus yang berkaitan meninggalnya dan perusuh-perusuh di lokasi kerusuhan, hal itu menunjukan bahwa Presiden absen dan lalai pada konstitusi dan undang-undang," kata Andre kepada TitikNOL, Kamis (20/6/2019).
Dalam aksi kali ini, seruan ekstra parlementer menjadi seruan konsolidasi mahasiswa nasional Indonesia untuk menggalang kekuatan mahasiswa, pemuda, pelajar dan rakyat agar dapat bersatu memastikan demokrasi kedaulatan rakyat yang telah terkoyak dalam Tragedi Kemanusian 21-22 Mei 2019. (Don/TN1).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini