CILEGON, TitikNOL - Arogansi oknum anggota Sabhara Polres Lebak kepada salah satu wartawan harian local di Kabupaten Lebak, juga disesalkan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi.
"Media itu kan bagian dari fungsi kontrol dalam bentuk pemberitaan untuk memberikan informasi secara luas. Menurut saya tindakan arogansi oknum polisi di Lebak itu tidak seharusnya terjadi," ujar Iman Ariyadi, Rabu (31/8/2016).
Baca juga: Insiden Penghinaan Wartawan, PWHC Desak Kapolda Banten Tegas
Orang nomor satu Pemkot Cilegon ini menyebut wartawan itu adalah profesi mulia. Ia mengatakan, ada langkah yang harusnya ditempuh jika berkaitan dengan pemberitaan.
"Misalnya, kalau ada pemberitaan yang dianggap menyudutkan atau memberatkan, kan bisa yang bersangkutan bisa memberikan hak jawab kepada media yang menulis. Apalagi ini jamannya sudah berubah, tidak boleh ada kekerasan terhadap wartawan," kata Iman.
Perlu diketahui, Mastur Huda, salah satu wartawan harian lokal yang bertugas di Kabupaten Lebak menjadi korban arogansi oknum polisi Polres Lebak saat melakukan peliputan keberangkatan jamaah haji.(Ardi/quy)
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini