SERANG, TitikNOL - Pemprov Banten mengaku akan menganalisa efek banjir bandang di sekitar kawasan Anyer Kabupaten Serang, dan Cigading hingga Ciwandan di Kota Cilegon. Apakah menimbulkan efek negatif bagi warga atau tidak.
"Itu harus di analisa, kita ada 85 industri kimia besar. Kita pelajari nanti, regulasi itu ada di pusat, kita cari solusi nya seperti apa. Lingkungan harus menjadi ujung tombak dalam pembangunan," kata Rano Karno, Gubernur Banten, usai meninjau korban longsor dan posko terpadu BPBD Banten di kantor Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Selasa (26/07/2016) kemarin.
Baca juga: Korban Banjir Khawatirkan Pencemaran Kimia Industri dari Sekitar
Jika terjadi bahaya kimia, maka baik perusahaan dan pemerintah akan memberitahu kepada masyarakat dan akan disikapi dengan sesegera mungkin sesuai Standar Operasi dan Prosedur (SOP).
"Kalau ada bencana gempa, ada kebocoran, masyarakat harus tahu. Kita belum dapat laporan," tegasnya.
Perlu diketahui bahwa di sepanjang pesisir menuju Pantai Anyar dan Carita, tepatnya di kawasan Cigading dan Ciwandan dipenuhi dengan berbagai macam industri, seperti Industri Kimia dari PT Candra Asri Petrochemical, PT Semen Merah Putih, PT Sankyu dan masih banyak lagi. (Meghat/dd)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami