SERANG, TitikNOL - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Serang memprediksi gelombang di perairan laut Selat Sunda dapat mencapai ketinggian 2,5 meter sampai 4 meter.
Analisa Prakirawan BMKG Serang Widia Khairunnisa mengatakan, gelombang ini dipicu oleh intensitas hujan meningkat yang disertai dengan angin kencang.
"Satu minggu kedepan di Banten utara masih kategori normal, tapi untuk wilayah Selatan Banten seperti Selat Sunda bagian Selatan, perairan Selatan Banten serta Samudra Hindia Selatan gelombangnya itu di kisaran 2,5 meter sampai 4 meter," katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa, (10/12/2019).
Ia menyebutkan, ketinggian gelombang di Selat Sunda termasuk dalam kategori sedang. Meski begitu, pihaknya meminta masyarakat untuk waspada. Terlebih, perairan Selat Sunda merupakan bagian laut lepas.
"Karena memang berbatasan dengan laut lepas gelombang di Selatan itu pasti diatas 1,25 meter normalnya. Kemudian faktor angin juga mempengaruhi, potensi anginnya kencang. Banyak sih faktornya untuk ketinggian gelombang," ujarnya.
Untuk mengetahui perkembangan cuaca yang jelas, Widia menghimbau masyarakat terutama yang berprofesi sebagai nelayan agar memantau update cuaca melalui situs resmi BMKG.
"Himbauan karena masuk puncak hujan warga tetap waspada terhadap intensitas hujan meningkat dapat menyebabkan banjir. Dan untuk informasi yang akurat tetap pantau perkiraan cuaca di BMKG," tukasnya. (Son/Tn1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I