CILEGON, TitikNOL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), melakukan rapid tes kepada semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Plt Kadinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan, sebanyak 7.314 orang petugas PPS dan KPPS yang akan dilakukan rapid tes.
"Kami menerima data dari KPU bahwa penyelenggara yang akan dilakukan rapid tes itu berjumlah 7.314 orang, terdiri dari petugas PPS sebanyak 258 orang dan petugas KPPS sebanyak 7.056 orang," kata Dana saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/11/2020).
Untuk melakukan rapid tes dengan jumlah sebanyak itu lanjut Dana, pihaknya menurunkan sebanyak 270 orang petugas kesehatan.
"Kita akan menurunkan 270 orang petugas kesehatan dan dibagi 135 tim. Jadi 1 tim itu ada 2 orang," jelas Dana.
Rapid tes sendiri sudah dilakukan mulai dari tanggal 26 November 2020 hingga 2 Desember 2020 mendatang.
"Kita akan atur jadwalnya, tapi yang jelas dalam waktu 7 hari ini semua selesai. Kenapa harus selesai 2 Desember? karena kalau ada petugas yang ditemukan reaktif, maka KPU masih punya kesempatan untuk mengganti orang sehingga tidak mengganggu jumlah KPPS maupun PPS," ungkap Dana.
Lebih lanjut menjelaskan, alat rapid tes dan logistik semuanya disediakan oleh KPU Kota Cilegon.
"Alat dan logistik KPU yang ngadain, kita cuma tenaga kesehatannya saja. Jadi pada intinya rapid tes ini dilakukan untuk memastikan bahwa Pilkada itu harus sehat dan bebas dari penyebaran Covid -19," pungkas Dana. (Ardi/TN1).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'