SERANG, TitikNOL - Berkunjung tatap muka bersama warga di Kampung Citeureup, Desa Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu (14/12/2016), Calon Gubernur Banten Rano Karno prihatin masih banyak warga yang kesulitan untuk bekerja. Pasalnya, mereka harus membayar jika ingin bekerja di perusahaan.
Hal itu pun menjadi sorotan Rano, dimana isu maraknya pungutan liar bagi calon tenaga kerja di pabrik-pabrik yang ada di wilayah Serang bagian timur menjadi hal yang wajar. “Saya dengar orang mau kerja di Serang timur harus bayar. Ini aneh,” kata Rano dalam sambutannya.
Rano pun mengatakan, biaya yang diminta kepada para calon tenaga kerja tersebut, sebagai salah satu bentuk pungutan liar yang harus ditolak dan hal ini harus dirubah kedepannya. Soalnya masyarakat membutuhkan peluang kerja sesuai kemampuannya.
“Kalau misalnya calon tenaga kerja belum punya keahlian, terus keluar biaya untuk ikut pelatihan maka itu mungkin. Tapi kalau orang mau kerja terus dimintai biaya maka ini sangat aneh,” ungkapnya.
Salain menyoroti masalah pungli tenaga kerja, Rano pun berharap para warga mendukung dirinya untuk membangun Banten bersama dengan adanya 12 project nasional di Banten.
"Presiden sudah berkunjung ke Banten beberapa kali, beliau juga sudah memberikan project nasional untuk Banten dan tentu ini harus dikawal bersama-sama," harapnya. (Meghat/Rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami