TitikNOL - Tahun ini Risty Tagor akan genap berusia 28 tahun. Di usia yang terbilang cukup muda, Risty telah dua kali gagal membina rumah tangga. Tetapi ternyata hal itu tak membuat Risty lantas trauma. Ia juga tak pernah sekalipun menyesali dua pernikahannya yang berakhir dengan perceraian.
Risty Tagor menikah muda dengan aktor Rifky Balweel pada 10 Oktober 2010. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai seorang putra bernama Arsen Raffa Balweel. Sayangnya pernikahan ini harus berakhir di Pengadilan Agama setelah empat tahun menjalani biduk rumah tangga bersama. Pernikahan kedua Risty adalah dengan Stuart Collin.
Di pernikahan yang hanya bertahan selama beberapa bulan saja ini, banyak kontroversi yang timbul. Baik Risty maupun Stuart melakukan aksi saling tuduh siapa yang salah sampai saat ini. Meski telah dikecewakan oleh mantan suami – suaminya, Risty tidak pernah mendendam. Ia mengaku bersyukur atas apa yang telah dilewatinya dalam pernikahan itu.
“Buat aku pribadi enggak ada yang tidak aku syukuri. Kemarin itu aku dapat banyak ilmu dan pelajaran. Ya tergantung, dari sudut pandang mana, mau disyukuri atau azab. Kalau hidup enggak mau diuji ya susah. Enggak ada penyesalan sedikit pun, tugasku itu bersyukur,” ungkapnya.
Selanjutnya, Risty tidak mematok target khusus. Ia hanya ingin lebih waspada dalam mengenal orang.
“Aku enggak ada kriteria. Soalnya kalau di awal (pernikahan) itu luar biasa, akhirnya bagaimana. Bukan kriteria sih, lebih waspada saja,” pungkasnya.
Sumber: www.sidomi.com
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23