TitikNOL - Pencipta kartun 'Panji Koming', Dwi Koendoro meninggal dunia, Kamis (22/8) pada pukul 03.14 WIB. Dwi Koen dikabarkan mengembuskan napas terakhir di RS Premier Bintaro.
Jenazah disemayamkan di Bintaro Jaya Sektor 4, Jl. Cucur Barat 5 blok F3/10.
"Jenazah akan disemayamkan di rumah duka," tulis akun Twitter Harian Kompas.
Panji Koming adalah strip komik ciptaan kartunis Dwi Koendoro yang secara berkala diterbitkan di surat kabar Kompas edisi Minggu sejak 14 Oktober 1979. Nama komik ini berasal dari nama tokoh utamanya, Panji Koming, yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit.
Selain singkatan 'Kompas Minggu', Koming juga berarti 'bingung' atau 'gila'. Meskipun mengambil setting masa lalu kasus yang diangkat sering kali dikaitkan dengan hal-hal aktual yang terjadi di Indonesia masa kini, terutama masa orde baru dan sesudahnya.
Strip komik ini ditulis oleh Dwi Koendoro, meskipun kadang-kadang dikerjakan oleh putranya. Strip komik ini diciptakan oleh Dwi Koendoro atas saran kartunis G.M. Sudharta.
Tokoh Panji Koming adalah seorang pemuda kelas menengah bawah yang memiliki karakter lugu dan agak peragu. Ia memiliki pacar yang bernama Ni Woro Ciblon yang cantik, pendiam dan sabar. Dalam kehidupan sehari-hari, Panji Koming memiliki kawan setia bernama Pailul yang agak konyol namun lebih terbuka dan berani bertindak. Kekasih Pailul adalah Ni Dyah Gembili, perempuan gemuk yang selalu bicara terus terang.
Berita ini telah tayang di idn.times.com, dengan judul: [BREAKING] Kartunis Pencipta Panji Koming Meninggal Dunia
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23