TitikNOL - Pembalap asal Spanyol, Maverick Vinales dan Movistar Yamaha telah mengonfirmasi perpanjangan kontrak sampai 2020.
Ini artinya Vinales kembali mendapat kontrak baru dari Yamaha berdurasi dua musim.
Mantan juara dunia Moto3 itu menjadi pembalap pertama yang mengumumkan kontrak baru pembalap untuk 2019.
Sejauh ini Vinales memenangkan tiga balapan dengan Yamaha pada awal 2017 dan masih bisa mempertahankan gelar juara dunia hingga empat balapan terakhir, tapi sejak masalah kembali menghambat motor M1 ’17, membuat Vinales dan rekan setimnya, Valentino Rossi mati langkah di pertengahan musim.
Berita ini sekaligus memperjelas bahwa Vinales akan menghabiskan setidaknya empat musim bersama Yamaha.
Pengumuman kontrak baru Vinales bertepatan dengan acara peluncuran tim Movistar Yamaha 2018 di Madrid, yang baru saja selesai, Kamis (24/1).
“Alasan kenapa saya memperpanjang kontrak bersama Yamaha karena saya merasa sangat nyaman di dalam tim ini.
“Ini adalah sesuatu yang saya suka, sesuatu yang saya inginkan,” kata Vinales sebelum memperkenalkan motor barunya,” akui Top Gun.
“Kami sampai pada kesepatakan yang sangat bagus. Mereka membuat mimpiku menjadi kenyataan dan mari kita lihat apakah kita bisa melakukan sesuatu yang lebih tahun ini,” pungkas Vinales.
Sementara Rossi, sejauh ini belum jelas masa depannya, apakah akan pensiun atau bertahan di Yamaha atau malah pindah ke pabrikan lain?
Berita ini telah tayang di rungansport.com, dengan judul: Yamaha Perpanjang Kontrak Vinales Sampai 2020
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis