TitikNOL - Pebalap Tim Honda MotoGP, Marc Marquez, siap ambil semua risiko untuk menjadi juara. Marquez masih memimpin klasemen sementara MotoGP dengan keunggulan 43 poin dari pembalap Tim Yamaha, Valentino Rossi.
Marquez dan Rossi akan kembali bertarung di GP Aragon, MotorLand, Spanyol, Minggu 25 September 2016. Marquez mengatakan, ia akan memanfaatkan sekecil apapun peluang dan mengambil risiko untuk menang di GP Aragon.
Alasan Marquez untuk mengambil risiko agar meraih kemenangan adalah, karena ia ingin lebih memperlebar jarak dengan Rossi. Apalagi kini sisa seri balapan MotoGP tinggal menyisakan lima seri lagi.
"Pada akhirnya saya akan mengambil semua risiko di setiap balapan. Mereka mungkin akan merasa saya akan berjuang untuk finis di posisi kedua atau menjadi juara. Saya akan melakukan balapan dengan 100 persen kemampuan saya serta dengan risiko," kata Marquez seperti dikutip dari Crash, Sabtu 24 September 2016.
Sementara itu, pada sesi Free Practice 2 MotoGP Aragon, Marquez hanya menempati posisi kedua dengan torehan waktu 1 menit 494 detik. Peringkat pertama ditempai oleh rekan setimnya, Dani Pedrosa dengan 1 menit 48,429 detik. Valentino Rossi hanya menempati peringkat keempat dengan 1 menit 48,669 detik.
Dalam dua seri terakhir, GP Silverstone dan GP San Marino Marquez selalu gagal naik podium. Kini Marquez mengumpulkan 223 poin dan menempati peringkat pertama. Sedangkan Rossi di posisi kedua dengan 180 poin.
Sumber: www.viva.co.id
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I