CILEGON, TitikNol– Layanan Intalasi Gawat Darurat (IGD) di Gedung Medical Center atau gedung lima lantai RSUD Cilegon akan mulai beroperasi pada Agustus 2026 nanti.
Hal ini terungkap dalam inspeksi dadakan (sidak) Plt Sekda Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, Plt BPKPAD Cilegon, Tunggul Fernando Simanjuntak, Plt Inspektorat Cilegon, Syafrudin dan Staf Ahli Walikota Cilegon, Panca Nugrahestianto Widodo ke RSUD Cilegon, pagi tadi.
Plt Sekda Cilegon, Aziz Setia Ade Putra mengatakan, perpindahan layanan IGD lama ke Gedung Medical Center atau gedung lima lantai RSUD Cilegon ini, lantaran kondisi bangunan IGD yang lama sudah termakan usia sehingga semua pelayanan IGD dipindahkan ke gedung baru:
"Alhamdulillah, kita sudah melakukan pembangunan lima lantai. Salah satu fokusnya adalah pelayanan IGD yang berada di lantai dasar. Rencananya, Agustus ini sudah bisa digunakan dan pelayanan dari bangunan lama akan segera dipindahkan ke gedung baru," kata Aziz usai sidak,” Rabu (25/3/2026).
Aziz menjelaskan, dalam melakukan pembangunan tersebut, terdapat keterbatasan anggaran untuk merampungkan seluruh gedung sekaligus, Pemkot Cilegon memilih strategi pembangunan bertahap. Rencananya, Pemkot Cilegon akan menggelontorkan Rp 10 miliar untuk menyelesaikan lantai 1 khusus IGD dan di lantai 3.
"Dengan keterbatasan anggaran, pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas. Prioritas pertama kami adalah lantai satu untuk pelayanan IGD agar masyarakat segera merasakan manfaatnya. Namun, Pemkot tetap berkomitmen menyiapkan anggaran hingga seluruh bangunan ini tuntas," tambahnya.
Terkait target pendapatan dari operasional gedung baru, sambung Aziz, bahwa RSUD Cilegon yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memiliki fleksibilitas pengelolaan keuangan. Pemkot tidak mewajibkan RSUD untuk menyetorkan dividen ke kas daerah, melainkan menginstruksikan agar pendapatan tersebut dikembalikan untuk kepentingan pasien.
"Target pendapatan disesuaikan dengan usulan RSUD. Karena statusnya BLUD, hasil pendapatan akan dikembalikan lagi ke RSUD untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jadi, tujuannya bukan untuk mencari dividen bagi Pemkot, melainkan penguatan fasilitas medis," tegasnya.
Dengan adanya gedung baru ini, diharapkan RSUD Cilegon memiliki kemampuan lebih dalam menangani pasien gawat darurat dan memberikan kenyamanan ekstra bagi warga yang membutuhkan perawatan medis secara cepat dan modern. (Ully)
Oknum ASN Satpoll PP Cilegon Digalandang Polisi Diduga Edarkan 72 Paket Sabu
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Ucapan Idul Adha 28 Juni 2023
Nikmati Senasi Main Kano Sembari Ngabuburit di Danau Retensi Serang
Pejabat Bapenda Banten Ramai-ramai Diperiksa Kejati